7 Mitos yang Salah tentang Kesehatan

0

Posted by Tips Sehat | Posted in | Posted on 1:12 AM


Minum air putih dengan perasan jeruk lemon bisa membuat berat badan turun. Anda yakin? Kadang kala mitos dipercayai karena sudah menjadi bahan pembicaraan turun-menurun. Sebaiknya Anda mengenali lebih banyak mitos atau anggapan yang salah tentang kesehatan.

1. Mitos: Kalau Anda gemuk, maka Anda bisa terserang kolesterol
Memang benar kebanyakan perempuan yang punya kelebihan berat badan bisa menyebabkan risiko terserang kolesterol. Jo Parrish, wakil presiden dari Society for Women Health Research, melakukan survei pada sejumlah perempuan dan hasilnya 83 persen tahu bahwa mereka punya kelebihan berat badan sejak lulus sekolah dan hanya 21 persen yang tahu jumlah kolesterol mereka.

Berat badan hanyalah satu indikator. Masih ada faktor pemicu lainnya, yaitu gen, gaya hidup (makanan), aktivitas (olahraga), dan tingkat stres. Pastikan Anda melakukan kontrol kadar kolesterol secara reguler.

2. Mitos: Lelah itu hal yang normal
Kegiatan dan aktivitas yang berlebih akan menyebabkan Anda lelah. Tetapi, kalau lelah menjadi berlebihan dan terjadi terus-menerus, bahkan saat Anda bangun pada pagi hari, dan tidak mampu mengajak anak-anak untuk bermain, sebaiknya Anda memeriksakan diri.

”Rasa lelah berlebih bisa jadi merupakan salah satu pertanda kurang darah, gangguan tiroid, gangguan tidur, dan bahkan bisa menyebabkan serangan jantung,” ujar Michelle Lentner Foye, MD, ahli penyakit dalam di Bethel, Connecticut.

3. Mitos: Perempuan usia tua (menopause) tidak akan terserang penyakit atau infeksi kelamin
Bukan berarti saat Anda tidak lagi bisa hamil, Anda mengabaikan kesehatan fungsi seksual. Anda masih tetap bisa tertular dengan penyakit dan infeksi menular seksual. Bahkan, ada peningkatan dua kali lipat dari laporan sebelumnya tentang perempuan usia di atas 45 tahun yang terserang penyakit itu.

”Semakin bertambah usia dan menurunnya produksi lendir pada vagina, maka semakin menurun pertahanannya untuk menangkal infeksi menular seksual,” ujar Jennifer Wider, MD, penulis buku The Sawy Woman Patient.

4. Mitos: Saat serangan jantung, Anda akan merasakan sakit dada
Memang rata-rata film di televisi akan menggambarkan orang yang meremas dadanya saat terjadi serangan jantung. Namun faktanya adalah: baik laki-laki maupun perempuan akan merasakan adanya rasa sakit di lengan bagian kanan yang menjalar ke bagian dada. Sebagian perempuan kadang merasakan kesulitan untuk bernapas, rasa sakit dan nyeri di leher, rahang, dan punggung belakang.

”Sebagian juga berkeringat, merasa sangat lelah, pucat di wajah, dan kram atau rasa kebas di tangan, pertanda akan terjadi serangan jantung,” ungkap Jennifer Mieres, MD, kardiolog dari NYU School of Medicine di New York City.

5. Mitos: Kanker usus adalah penyakit khusus pria
Jangan berasumsi bahwa kanker usus adalah penyakit khusus pria. Sebab, penyakit ini masuk tiga besar penyakit yang diderita oleh perempuan. Mereka yang terserang penyakit ini umumnya berada pada usia 50 tahun. Periksakan usus Anda dengan metode kolonoskopi setiap 10 tahun sekali, terutama jika Anda punya keluarga yang terserang penyakit ini.

6. Mitos: Alat kelamin yang gatal bisa diobati dengan obat-obatan tahun lalu
Jangan menggunakan obat-obatan tahun lalu untuk mengobati infeksi alat kelamin. Sebab, bisa saja kuman penyebab infeksi saat ini bukan kuman yang sama dan bisa saja kuman sudah kebal dengan obat-obatan sebelumnya.

7. Mitos: Menggunakan obat dengan dosis lebih banyak dari yang ditentukan akan membantu pengobatan lebih cepat
Anda bukan membuat pengobatan lebih cepat, tetapi membuat kuman akan kebal dengan dosis yang dianjurkan.

5 Langkah Membentuk Bokong dan Paha Kencang

0

Posted by Tips Sehat | Posted in | Posted on 1:12 AM

Ingin punya bokong dan paha yang kencang? Coba lakukan gerakan-gerakan berikut untuk seminggu sekali dan lihat hasilnya dalam beberapa minggu.


1. Gerakan Sumo Berjalan
Fungsi: Mengencangkan otot paha dan betis.
Caranya:
- Posisikan tubuh seperti sumo yang akan bertarung. Lebarkan kaki (lebih lebar dari bahu), kemudian berjalan dengan lutut yang tertekuk (90 derajat) dan tumpukan semua berat badan pada ujung-ujung jari kaki.

- Pertahankan posisi pungggung tetap tegak, dada tidak membusung, dan kencangkan bagian perut.

2. Berdiri dengan Satu Kaki
Fungsi: Mengencangkan paha dan betis
Caranya:
- Berdiri tegak sambil renggangkan kedua kaki (beri jarak di antara dua kaki). Angkat salah satu kaki membentuk 45 derjat, pegang bola latihan (ukuran bola basket) dan tekan pada bagian paha kaki yang diangkat. Rentangkan tangan yang tidak memegang bola. Tahan 2-3 menit. Lakukan juga pada kaki yang lain.

- Pastikan tubuh Anda tetap tegak, punggung tidak membungkuk, dan perut tidak mengembung.

3. Keseimbangan Kaki
Fungsi: Mengencangkan paha bagian luar dan dalam.
Caranya:
- Berdiri tegak dan tempatkan tangan Anda pada palang sejajar (jika tidak ada, gunakan bangku atau tiang yang bisa dipakai untuk berpegangan).

- Angkat salah satu kaki Anda ke belakang sampai membentuk ukuran 45 derajat. Pastikan tubuh tetap tegak. Tahan beberapa menit. Kemudian lakukan bergantian pada kaki yang lain.

4. Menahan Berat Badan dengan Dua Lengan
Fungsi: Mengencangkan otot kaki dan lengan.
Caranya:
- Gunakan posisi push up.
- Tempatkan bola latihan (swiss ball) ukuran besar berada pada ujung kaki.
- Tempatkan kedua kaki di atas bola latihan, tahan posisi tersebut dengan kedua tangan tetap menopang tubuh.
- Luruskan posisi punggung dan perut Anda. Pastikan bokong tidak turun atau mengerut.
- Setelah merasa seimbang, angkat salah satu kaki ke udara dan tahan selama 10 detik. Lakukan bergantian dengan kaki yang lain dan selama 10-15 kali.

5. Gerakan Menekan Punggung
Fungsi: Mengencangkan bokong dan paha.
Caranya:
- Berdiri tegak dan tempatkan bola latihan (swiss ball) pada dinding atau bidang datar.
- Tekan bola dengan punggung Anda. Posisikan kedua tangan Anda pada pinggang.
- Regangkan salah satu kaki ke depan dan kaki lain menekuk, menahan berat badan.
- Lakukan bergantian selama 10 kali (untuk tiap kaki) dan tahan beberapa detik.

4 Jenis Suplemen yang Perlu Anda Konsumsi

0

Posted by Tips Sehat | Posted in | Posted on 1:12 AM

Jika kita memasuki apotek atau toko obat, ada begitu banyak suplemen multivitamin yang dipajang di rak. Tetapi, pernahkah kita tergerak untuk membelinya, kecuali bila dipaksa oleh sang pramuniaga? Sebagian besar dari Anda mungkin akan berpikir, jika Anda sudah mendapatkan vitamin dan mineral dari sumber bahan makanan alami, untuk apa mengonsumsi suplemen tersebut?

Masalahnya, seberapa sering sih, kita makan dengan sehat? Apakah buah-buahan dan sayuran itu kita konsumsi setiap hari sudah sesuai takaran yang dianjurkan?

Menurut Dr Alan Logan, dokter naturopati dan pengajar di Harvard’s School of Continuing Medical Education, dalam kondisi dimana kebutuhan vitamin dan mineral Anda tak tercukupi, ada empat jenis suplemen yang bisa Anda konsumsi. Ingat, suplemen bukanlah pengganti makanan sehat yang harus kita konsumsi, melainkan makanan tambahan.

1. Multivitamin atau mineral. Mengonsumsi suplemen ini secara rutin tiap hari akan memastikan Anda mendapatkan semua vitamin dan mineral yang Anda butuhkan. Karena semua vitamin dan mineral itu saling melengkapi untuk memberikan manfaat kesehatan yang terbaik. Jika Anda mengonsumsi vitamin A, vitamin C, vitamin E, atau berbagai vitamin antioksidan lain sendiri-sendiri, hal ini justru akan merugikan. Anda akan mendapatkan pengaruh pro-oksidatif. Konsumsi satu multivitamin yang tidak melebihi takaran dosis harian.

2. Vitamin D. Paparan sinar matahari pagi akan memberikan cukup vitamin D selama beberapa minggu. Namun penggunaan sunscreen dapat menghalangi kemampuan kita menyerap vitamin D. Dr Logan juga mengatakan bahwa mengonsumsi vitamin D secara terpisah (di luar multivitamin) tidak akan merugikan. Sayangnya, sebagian orang di beberapa tempat yang kurang mendapatkan sinar matahari tidak akan mendapatkan kemewahan ini. Karena itu, mereka perlu mengonsumsi suplemen dengan vitamin D untuk memenuhi kebutuhannya. Dosis yang disarankan adalah 1.000 IU (International Unit) sehari.

3. Minyak ikan. Asam lemak ini biasanya ditemukan dalam ikan atau tumbuh-tumbuhan. Ikan dianggap sebagai sumber omega-3 yang lebih baik daripada tumbuhan, karena omega-3 yang terdapat pada tumbuh-tumbuhan (disebut asam alpha linolenic) perlu dikonversikan oleh liver menjadi DHA untuk mendapatkan manfaatnya. Sedangkan kebanyakan Omega-3 yang ditemukan pada ikan sudah dikonversikan oleh ikan itu sendiri. Maka, jika Anda tidak mengonsumsi ikan berlemak minimal tiga kali seminggu, Anda perlu mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Sementara itu jika Anda seorang vegetarian, Anda bisa mendapatkan asam lemak Omega-3 dari tumbuhan, seperti flaxseed, walnut, dan kacang-kacangan lainnya. Pastikan juga Anda mendapatkan cukup vitamin B6 dan vitamin B3, asam folat, seng, dan selenium, untuk memaksimalkan angka konversinya. Dosis harian yang disarankan adalah 1 gram minyak ikan dengan EPA/DHA.

4. Probiotik. Jika Anda tidak mengonsumsi makanan yang difermentasikan, seperti yogurt, secara teratur, Anda mungkin tidak akan memperoleh cukup banyak bakteri baik ke dalam sistem untuk mencerna dengan semestinya. Sebagai gantinya Anda bisa mengambil suplemen probiotik. Perlu Anda ketahui, banyak juga yogurt yang memiliki kualitas rendah. Karena itu, pintar-pintarlah memilih yogurt yang lebih murni dan alami. Jenis probiotik yang bisa menjadi pilihan antara lain kefir, atau yogurt Yunani.

Membentuk Postur Tubuh Ideal

0

Posted by Tips Sehat | Posted in | Posted on 1:12 AM


Postur tubuh akan terbentuk sesuai dengan cara Anda memperlakukan tubuh, entah itu dalam kondisi duduk, berdiri, berjalan, ataupun tidur. Menentukan postur tubuh yang tepat sangat penting sebab akan mengurangi ketegangan otot dan urat pada tubuh akibat postur tubuh yang membungkuk.

Memperbaiki postur tubuh yang terbiasa membungkuk bukan hanya meningkatkan kualitas penampilan Anda, tapi juga baik untuk kesehatan. Contohnya, mencegah kaku otot atau urat yang terpuntir akan mengurangi risiko terserang artritis atau radang sendi dan juga mengurangi beban kerja tulang.

Untuk menghindari postur tubuh yang salah, biasakan Anda memperlakukan tubuh Anda seperti ini:

1. Saat berdiri, tarik bahu Anda ke belakang dan tegakkan kepala Anda. Jangan membungkuk atau mengerutkan bahu.

2. Ikut kelas yoga. Beberapa posisi atau gerakan yoga akan meningkatkan fleksibilitas dan meningkatkan kekuatan otot serta posisi tubuh.

3. Duduk tegak tanpa bersandar. Tarik bahu ke belakang, tegakkan punggung, dan tempatkan posisi bokong Anda pada bagian pojok kursi. Tempatkan kaki menyentuh lantai dengan tumit membentuk lekuk 90 derajat.

4. Atur posisi atau lekukan punggung Anda saat tidur. Gunakan matras, jangan menggunakan kasur kapuk yang akan membuat tulang punggung Anda melengkung ke belakang.

5. Jangan membungkukkan pinggang saat mengangkat barang berat.

6. Jaga aktivitas. Jangan melakukan aktivitas yang menyebabkan sakit punggung. Berat badan yang hilang terlalu ekstrem juga bisa menyebabkan tulang rapuh. Konsumsi makanan berkalsium dan vitamin D agar tulang bisa menyerap kalsium secara maksimal.

Tips dan peringatan:
* Ganti posisi duduk Anda setiap 30 menit. Jangan duduk dengan posisi yang sama selama berjam-jam. Berjalan-jalanlah sebentar untuk menghindari kram kaki.
* Atur posisi kursi Anda sehingga posisi lutut lebih tinggi dari pinggul.
* Tidur menggunakan matras yang melengkung akan menyebabkan kaku dan tegang pada leher serta salah urat.
* Duduk di kursi yang melengkung akan membuat sakit punggung.

Menajamkan Otak Tak Cukup dengan Games

0

Posted by Tips Sehat | Posted in | Posted on 1:12 AM

Hidup yang berkualitas tidak bisa didapat dengan cara yang instan. Tak terkecuali saat kita bercita-cita memiliki otak yang tetap tajam hingga tua. Ketika kita mendengar bahwa permainan seperti Sudoku atau teka-teki silang bisa membantu meningkatkan ketajaman otak, kita pun langsung bersemangat memainkannya. Namun setelah sebulan, semangat itu mulai memudar, dan akhirnya menghilang.

Hal seperti ini bisa jadi akan berbeda, kalau kita melakukannya dengan penuh kesadaran. Lagipula, faktor yang bisa membantu menajamkan otak ternyata bukan hanya menekuni permainan. Bila ternyata ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, tentu Anda akan lebih santai menjalaninya. Siap memasukkan aktivitas ini ke dalam rutinitas sehari-hari?

Tekuni hobi main scrabble. Permainan seperti scrabble, sudoku, dan teka-teki silang, bertujuan untuk mengasah kecerdasan otak. Kita jadi dirangsang untuk mengingat banyak kata dalam waktu relatif singkat. Manfaat lain dari permainan asah otak ini, menurut Cynthia Green, PhD, direktur Memory Enhancement Program di Mount Sinai School of Medicine, adalah sebagai pereda stres. Penulis buku Brainpower Game Plan ini menganjurkan kita untuk menjadikannya sebagai ajang rileksasi setelah bekerja.

Sementara itu menurut Dr. Richard Restak, profesor bidang neurologi klinis di George Washington’s Medical Center, video games juga dapat meningkatkan sensitivitas sensor dan respons yang cepat bila dilakukan dengan bijaksana. Hasilnya, Anda mampu merespons lebih cepat dan lebih akurat terhadap peristiwa yang terjadi secara simultan.

Perbanyak asam Omega-3. Kita bisa meningkatkan daya kerja otak dengan mengonsumsi asam lemak Omega-3. Sekaligus, kita bisa terlindungi dari kepikunan. Asam lemak Omega-3 bisa diperoleh dengan rajin makan ikan tuna. Ikan tuna juga kaya vitamin B12, untuk menurunkan risiko Alzheimer. Tambahkan satu atau dua porsi ke dalam menu makanan setiap minggu. Hasilnya, risiko kepikunan dapat berkurang hingga 30 persen.

Asam lemak Omega-3 juga bisa didapatkan dari kacang walnut. Kacang ini juga diperkaya dengan bahan-bahan lain yang bertindak sebagai antioksidan untuk menghadang radikal bebas penyebab kerusakan sel-sel otak. Sementara itu, blueberry selain mengandung antioksidan juga meningkatkan sirkuit otak.

Ikut kelas yoga. Latihan ini banyak disarankan oleh para ahli. Selain membuat rileks, yoga juga meningkatkan ketajaman pikiran sekaligus memperbaiki fungsi otak berkat latihan pernafasannya. Latihan pernafasan membuat paru-paru kita lebih maksimal menghirup oksigen yang berguna untuk memelihara kesehatan sel-sel otak.

Aktifkan tangan kiri. Selama ini, kita hampir selalu memakai tangan kanan untuk mengerjakan banyak hal. Sesekali, beraktivitaslah dengan tangan kiri. Misalnya, untuk makan, menggosok gigi, atau menyisir rambut. Ini bisa melatih keseimbangan antara otak kiri dan kanan. Sebab, tangan kiri dikendalikan oleh otak kanan, sementara tangan kanan dikendalikan otak kiri. Bagi yang kidal, ayo sesekali aktifkan juga tangan kanan.

Pelajari satu kata setiap hari. Jadikan hal ini sebagai kebiasaan baru. Bila hal ini Anda lakukan, artinya dalam setahun Anda mempelajari 350 kata baru, atau 3.000 kata dalam satu dekade. Lumayan bukan, karena perbendaharaan kata fungsional rata-rata orang dewasa hanya sekitar 10.000 kata. Menurut para ilmuwan, mempelajari kata-kata baru melibatkan pusat bahasa dalam otak, lobus frontal, dan sirkuit memori.

Nikmati seni. Musik akan meningkatkan bahasa dan kemampuan verbal, sedangkan musik instrumental akan meningkatkan kemampuan otak. Memainkan instrumen juga memperbaiki ketangkasan jari-jari tangan, yang kelak meningkatkan umur panjang.

Jaga berat badan sehat. Penting untuk menjaga tubuh tetap bugar, karena telah didapati bahwa obesitas adalah penyebab terbesar penyakit demensia pada orang tua. Yang paling penting, obesitas menyebabkan penurunan kemampuan fungsional pada manusia, seperti intelegensia, ketajaman mental, fleksibilitas kognitif, dan konsentrasi.

Jalan kaki. Jalan kaki sepanjang 1,6 km setiap hari akan mengurangi kecenderungan pengembangan demensia hingga 50 persen. Jika Anda tak cukup punya waktu, jalan cepat selama 45 menit tiga kali seminggu juga akan mencegah perubahan otak yang dikaitkan dengan usia.

Tidur siang. Tidur siang singkat selama 20 menit sudah cukup untuk memperbaiki memori, seperti saat kita tidur malam. Tiduran juga memperbaiki mood, mengembalikan konsentrasi, dan meningkatkan kreativitas.

Kuasai kemampuan baru. Temukan suatu hal yang menarik minat Anda, dan pelajari hal baru tersebut hingga mencapai level ahli. Misalnya, belajar bahasa asing, memainkan musik, olahraga permainan, dan lain sebagainya. Aktivitas ini akan meningkatkan memori jangka panjang dan cadangan kognitif.

Dalam skala yang lebih kecil, Anda juga bisa menantang diri Anda untuk menyelesaikan puzzle, atau menghafal daftar belanjaan. Memori yang lebih baik juga akan meningkatkan imajinasi dan kreativitas.